3 Cara Backup Data Android Dengan Mudah

By On Senin, November 18th, 2019 Categories : Android

Cara Backup Data Android – Apa yang dimaksud dengan backup data? Seberapa penting backup data dilakukan? Backup data adalah cara yang dilakukan untuk menyimpan data-data yang ada pada ponsel ke tempat cadangan. Ini dilakukan agar data tersebut tetap berada dalam keadaan yang lengkap untuk mengantisipasi kehilangan data.

3 Cara Backup Data Android Dengan Mudah

3 Cara Backup Data Android Dengan Mudah

Seberapa penting hal tersebut dilakukan? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, mari simak ulasan berikut ini.

Kenapa Harus Melakukan Backup Data?

Saat ini, android bukan hanya sebatas gaya hidup, namun kehadirannya menjadi jawaban atas seluruh kebutuhan manusia.

Beragam fungsi android di antaranya adalah sebagai media penyimpanan data. Entah itu data dalam bentuk dokumen, video, foto, dan lain sebagainya.

Mengingat android digunakan sebagai fasilitas penyimpanan data, backup data pun harus sering dilakukan agar data-data tersebut tetap terjaga dari virus maupun malware dan mengantisipasi resiko kehilangan sewaktu-waktu.

Bagaimana Cara Backup Data Android?

Cara melakukan backup data memang tidak tergolong sulit, namun terdapat hal-hal yang mesti diperhatikan.

Pada umumnya, backup data dilakukan sebagai antisipasi akan kehilangan data secara mendadak atau ketika melakukan reset android.

Tersedia tiga alternatif yang dapat dipilih untuk mengamankan data yaitu backup lokal, Google backup, dan aplikasi backup data.

1). Backup Lokal

Local data biasanya tersedia di setiap smartphone android. Cara ini terbilang sebagai cara tradisional dan data yang terbackup akan langsungmasuk ke ruang penyimpanan smartphone.

Cara ini terbilang ampuh untuk mendapatkan kembali data yang telah terhapus ketika sudah dilakukannya backup data terlebih dahulu.

Untuk melakukan backup lokal, pengguna dapat mengaksesnya di menu “pengaturan”. Setelah itu, masuklah ke pilihan “sistem”, lalu pilih dan klik “backup and reset” dan temukan pilihan backup lokal.

Cara ini terbilang sederhana untuk dilakukan, ter-setting secara otomatis, dan dapat menyimpan segala jenis data berupa informasi akun, pengaturan sistem, aplikasi, dan lainnya.

Meskipun demikian, terdapat beberapa kekurangan backup lokal karena sebagian aplikasi tidak mendukung penyimpanan seperti ini. Jika  terjadi kerusakan pada sistem penyimpanan android, maka data-data yang telah ter-backup akan hilang.

2). Backup Google

Selain melakukan backup lokal, terdapat cara melakukan backup data android dengan memanfaatkan backup Google.

Cara backup data android seperti ini pun sudah tersedia di berbagai smartphone. Untuk melakukan backup data melalui backup Google, pengguna dapat langsung menuju menu “pengaturan” lalu masuk ke “sistem”. Setelah itu, pilih “backup and reset” lalu masuk ke “back up my data” dan pilih “Google backup”.

Ketika sudah memilih “google backup”, maka seluruh data yang dimiliki sudah tersimpan pada akun Google yang dimiliki oleh pengguna seperti catatan panggilan, pengaturan aplikasi, password aplikasi, dan lain sebagainya.

Backup data android menggunakan Google terbilang lebih mudah karena seluruh data terhimpun dalam akun Google dan dapat dikembalikan seperti semula.

Namun, pastikan pengguna terlebih dahulu tersambung dengan internet untuk mengambil data-data yang telah di backup.

Ini tentunya membuat pengguna mengeluhkan kuota yang besar untuk mengunduh data-data sebelumnya. Dalam mengantisipasi hal tersebut, manfaatkanlah Wi-Fi gratis yang tersedia di kafe atau di mana saja.

3). Memanfaatkan Aplikasi Backup Data

Tidak hanya menghunakan lokal backup dan Google backup, backup data android pun dapat dilakukan dengan cara memanfaatkan aplikasi backup data android.

Salah  satu aplikasi yang dapat dimanfaatkan untuk melakukan backup data adalah “App Backup & Restore”.

Aplikasi yang yang dirilis oleh Apex ini dapat diunduh melalui Google Play Store. Layaknya Google backup, aplikasi ini dapat melakukan backup data lalu menyimpannya secara otomatis ataupun manual di layanan Cloud atau memory smartphone.

Pemanfaatan aplikasi dalam melakukan backup data android terbilang cukup mudah dan bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja. Sayangnya, aplikasi ini sangat terbatas dalam mencadangkan data karena tidak dapat melakukan backup foto, musik, dan video.

Baca Juga :

Pentingkah Hard Reset?

Salah satu alasan kenapa pengguna android melakukan backup data adalah dilakukannya hard reset terhadap smartphone.

Bukan tanpa alasan hard reset ini dilakukan, melainkan untuk mendaparkan performa smartphone sama cepatnya seperti pertama kali membelinya.

Hard reset memang perlu dilakukan dalam jangka waktu tertentu dan terukur.

Beberapa keuntungan yang didapat ketika melakukan hard reset smartphone adalah sebagai berikut.

  • Mencegah penyebarluasan malware dan virus pada smartphone.
  • Mengatasi lambannya kinerja smartphone yang disebabkan oleh banyaknya aplikasi yang srdang berjalan.
  • Menghapus aplikasi yang dinilai dapat memberatkan kinerja smartphone.
  • Mendapatkan ruang kosong yang mampu membantu kelancaran kinerja android.

Nah, itulah beberapa cara yang dapat dilakukan untuk membackup data pada Android. Pada umumnya, backuo data tersebut dilakukan ketika smartphone sudah tidak mampu lagi beroperasi secepat dulu.

Jangan lupa dipraktikkan dengan benar yaaa…

3 Cara Backup Data Android Dengan Mudah | materitekno | 4.5